Tanggul Penahan Longsor Ambrol Kian Parah

Headline3571 Dilihat

MUARADUA, SEPUTAROKUSELATAN.COM – Kondisi Talut Penahan longsor mengalami ambrol di Perumahan Guru 2 Kecamatan Muaradua, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, kian parah.

Pantauan dilapangan, longsor semakin dekat dengan dua unit rumah dan satu unit rumah toko (Ruko) terkena dampaknya ambrolnya Talut tersebut, apabila sebelumnya hanya 2 meter saat ini hanya berkisaran kurang 1 meter.

Selain itu, panjang Talut mengalami ambrol yang sebelumnya hanya berkisaran belasan meter kini sudah mencapai 25 meter lebih.

BACA JUGA =  Longsor di Desa Bunut, Warga Bersama Petugas Bahu Membayu Buka Akses

Kuat dugaan ambrolnya Talud lantaran salah teknis dilakukan pihak rekanan mengerjakan pelebaran badan jalan dalam Kota Muaradua.

Rudi salah seorang Pemilik Rumah Berada tepat disisi Tanggul mengatakan, saat ini kondisi longsor akibat ambrolnya talud kian parah dan semakin dekat dengan rumahnya.

“Longsornya semakin dekat saja longsornya, sekarang ini kurang dari satu meter dari belakang rumah,” ungkapnya Selasa (6/11).

Dikatakanya, sebelumnya sudah ada pihak pekerja menemui langsung masyarakat kena danpak dan berjanji akan melakukan perbaikan.

BACA JUGA =  Satu Keluarga Asal Sumsel Jadi Korban Sriwijaya Air, Kerabat Hilang Kontak dan Tak Ada Firasat

“Sudah ada pernah menemui, tetapi hingga kini belum dilakukan perbaikan, padahal kerusakan semakin parah saja, Talut yang ambrol makin panjang sudah 25 meter lebih,” tambahnya.

Sementara itu, Penanggungjawab Logistik Proyek Anto Susilo mengaku, pihaknya akan bertanggungjawab penuh terhadap kerusakan ditimbulkan proyek pelebaran jalan tersebut.

“Semua yang rusak akan kami perbaiki dan saat ini tengah dilakukan pengumpulan terhadap material dibutuhkan,” ujarnya. (cw7/rif)

Komentar