Pembalakan Hutan Lindung, Warga di OKU Selatan Dibikin Resah

MUARADUA, SEPUTAROKUSELATAN. COM -Pembalakan liar diduga merambah Hutan Lindung dikawasan Pematang Buluh, Desa Sukabumi, Kecamatan Tiga Dihaji, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, mulai meresahkan masyarakat.

Bahkan, aksi penebangan berbagai jenis kayu dilokasi beredar luas di Media Sosial (Medsos) Facebook, Sabtu (29/2). Menurut informasi dilapangan aksi pembalakan liar sudah meresahkan tersebut sudah berlangsung lama.

“Kabarnya sudah lama aksi ini, kami masyatakat tak berdaya, kami khawatir danpaknya Sungai Selabung mudah banjir,” ungkap sumber SEPUTAR OKU SELATAN enggan sampai Identitasnya dipublikasikan, Minggu (1/3).

BACA JUGA =  Pelajar Asal OKU Selatan Tewas Bunuh Diri Dikenal Tak Banyak Ulah

Dikatakan, karena kawasan hutan lindung tersebut menjadi resapan air pihaknya berharap aksi tersebut ditindak tegas.

“Kami berharap ada sangsi tegas, biar oknum ini tak seenaknya menebang kayu di hutan lindung, kami masyarakat sudah resah. Apalagi, mereka merambah kayu dilokasi,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolres OKU Selatan, AKBP Deny Agung Andriana SIK mengatakan, pihaknya telah menindaklanjuti adanya laporan dugaan pembalakan liar hutan lindung.

BACA JUGA =  PDP Asal Pagar Dewa Positif, OKU Selatan Masuk Zona Kuning Covid-19

“Iya, akan kami langsung menindaklanjuti adanya laporan masyarakat tersebut,” ujar Deny ketika dihubungi melalui Pesan Whatshapp menyikapi beredar luasnya informasi aksi pembalakan liar, Sabtu (29/2).

Sementara itu, Kasat Reskrim AKP Kurniawi HB SIK mengatakan, pihaknya sudah menurunkan Tim untuk melakukan proses penyidikan terhadap aksi pembalakan liar tersebut.

“Petugas kami sudah turun untuk mengecek dan melakukan proses penyidikan adanya dugaan aksi penebangan kawasan hutan dilokasi tersebut,” pungkasnya. (wid/feb)

Komentar