BATURAJA, SEPUTAROKUSELATAN. COM – Abdul Hamid (70) warga Desa Pusar, Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) hilang di hutan di kawasan Bukit Pelawi, Desa Pusar belum ditemukan.
Hingga saat ini warga masih melakukan pencarian menyusuri kawasan hutan di Bukit Plawi. Selain warga, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten OKU juga turun membantu melakukan pencaharian.
Kasi Kedaruratan dan Kesiapsiagaan, BPBD OKU, Mailan Purnama mengatakan pihaknya menurunkan tim membantu pencarian. Sekitar 15 orang dan relawan ikut membantu melakukan pencaharian.
“Sampai saat ini belum ditemukan. Informasi kami terima tersesat di dalam hutan. Kita terus melakukan pencarian bersangkutan. Semoga cepat ditemukan,” ujarnya.
Abdul Hamid, warga Desa Pusar Kecamatan Baturaja Barat Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dikabarkan hilang di kawasan hutan Bukit Pelawi Desa Pusar sejak Rabu (05/13) siang.
Pria berusia 70 tahun ini hilang setelah
melakukan pengukuran tanah perkebunan dengan tim pengukuran salah satu perusahaan atau PT di Baturaja.
“Sekitar pukul 10.00 Wib kemarin Hamid dengan Zaini beserta beberapa orang warga lainnya melakukan pengukuran tanah kebun dengan pihak salah satu perusahaan, namun usai mengukur korban belum juga kembali ke rumah,” kata Saladin seorang warga yang ikut melakukan pencarian terhadap korban.
Dituturkannya, usai mengukur tanah korban bersama temannya Zaini dan pihak PT sejenak di pondok salah satu kebun warga.
Menurut keterangan temannya korban, Zaini, saat beristirahat korban pamit untuk mencuci tangan di anak sungai di dekat areal perkebunan. Sempat ditunggu namun setelah beberapa lama korban tidak juga muncul.
“Pak Zaini menyuruh dua orang warga lain menyusul namun jejak dan keberadaan korban tidak ditemukan,” tuturnya.
Kemudian Zaini dan warga melapor ke Kepala Desa Pusar untuk melakukan pencarian.
“Sekitar Pukul 12. 00 WIB Zaini sempat menelepon korban dan diangkat, kata korban ia tersesat dan berada di dekat tiga pohon durian,” ungkapnya.
Warga Desa Pusar mencari lokasi dimaksud korban namun lokasi tersebut tidak ditemukan. “Kita coba telepon lagi namun tidak diangkat bahkan sekarang nomor teleponya sudah tidak aktif lagi, mungkin baterai HP korban sudahhabis,” ujarnya. (net/red)







Komentar